“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa) Rumaysho.Com
Bertemu dan duduk bersama teman-teman yang shalihah, bercandanya saja tidak jarang menghasilkan suatu faidah. Mereka layaknya sepoi angin yang embusnya menentramkan di kala pikiran dan hati sedang berantakan. Merangkul di kala futur melanda, membersamai langkah untuk kembali berjuang. Hebatnya lagi, mereka tidak sungkan untuk saling menasehati dengan adab dan penuh kasih sayang, ketika kaki hampir tergelincir menuju lubang kesalahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar