Setelah satu sama lain saling memahami, setelah satu sama lain saling mengisi, setelah terukirnya ribuan kenangan indah.
Tapi, apa boleh buat?
Memang rutenya seperti ini, bukan? Pada waktunya, segala cerita akan ditutup. Lembarannya telah habis terisi, tidak ada lagi tinta kebersamaan yang bisa digores ulang. Sampai di sini.
Hai, masih mau berharap sama manusia?
Tau, kan, sakit ujungnya. Tau, kan, perih sisanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar