Hari-hari ini, hatimu mulai terasa sesak
Hidupmu, tak lagi seberwarna dulu
Rasanya hambar, hampa
Terlintas satu pertanyaan di kepalamu
Apa yang tengah kucari sebenarnya?
Dunia...
Kini telah memberi begitu banyak warna
Telah mengambil begitu banyak ruang dari waktu yang kamu punya
"Ah, yang kuambil hanya sepersekiannya saja."
Tepis hawa nafsumu mengalahkan jernihnya jalan pikir
Tapi, sudah berapa lama kamu tidak bermuhasabah?
Lihat keadaanmu sekarang
Malang, ya?
Sholatmu kehilangan kekhusyukannya
Bacaan Qur'anmu makin jarang terdengar
Lisanmu makin kering dari berdzikir
Telingamu semakin sunyi dari nasehat
Semangatmu sudah beranjak
Hai,
Sudah seberapa jauh?
Masihkah mau berleha?
Masihkah mau tertawa dalam keterpurukan hatimu?
Masihkah mau bersenang-senang di dunia?
Kembali,
Sebelum hatimu jadi mati rasa
Pulang,
Sebelum pintu taubat-Nya tertutup
Waktumu tidak lama,
napas terakhirmu kamu embuskan